Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Mei 2010

Menebak isi pikiran Pria

Bukan rahasia lagi bahwa para pria lebih sulit mengekspresikan apa yang ada dalam pikiran mereka ketimbang wanita. Ditambah lagi para pria lebih senang membengkokkan kebenaran dengan risiko lebih sedikit mengecewakan pasangan kendati  akan meninggalkan sejuta tanda tanya untuk dipecahkan.

Namun, bukan berarti kita tak dapat membaca pikiran mereka. Berikut ini beberapa ucapan pria dan makna sebenarnya di balik ucapan itu.
1. Dia mengatakan: “Sesekali kita harus keluar bersama”
Berarti: “Aku takut kau akan berkata ‘tidak’ jika aku mengajakmu keluar.”
Tentu saja, aksi lebih nyata daripada sekedar kata-kata. Cari tahu apakah dia sungguh-sungguh mengucapkan hal itu dari bahasa tubuhnya.
2.Dia mengatakan: “Saya telepon lagi nanti.”
Berarti: “Saya mungkin atau mungkin juga tidak akan menelepon Anda selama beberapa waktu mulai sekarang hingga tiga bulan ke depan.”
3.Dia mengatakan: “Mantanku orang gila.”
Artinya: “Aku membuatnya kesal dan akhirnya dia marah.”
Ketika Anda berbicara tentang mantan Anda, tiru cara pria membengkokkan kebenaran sehingga Anda tidak menyinggung egonya.
4. Dia mengatakan: “Orang itu seperti teman baikmu.”
Artinya: “Apakah pernah ada sesuatu di antara kalian?”
5. Dia mengatakan: “Ceritanya panjang.”
Artinya: “Ini kisah yang membuat saya terlihat buruk.”
6. Dia mengatakan: “Penampilanmu baru.”
Maksudnya: “Kau tampak aneh dengan gaya itu.”
7. Dia mengatakan: “Mengapa kau begitu emosional?”
Maksudnya: “Mengapa kamu bertindak seperti seorang psikopat?”
8. Dia mengatakan: “Bukan itu maksudku.”
Maksudnya: Saya memang serius mengatakannya, tapi setelah melihatmu marah, saya berharap tidak mengatakannya terlalu keras.”
9. Dia mengatakan: “Tidak apa-apa.”
Maksudnya: “Saya merasa tidak baik, tapi saya tak berminat membahasnya.”
10. Dia mengatakan: “Bisakah kita bicara tentang ini nanti?”
Maksudnya: “Saya tidak ingin membicarakan hal ini lagi.”
• VIVAnews

Sabtu, 10 April 2010

Ketika emosi dan amarah memuncak maka segala sifat buruk yang ada dalam diri kita akan sulit dikendalikan dan rasa malu pun kadang akan hilang berganti dengan segala sifat buruk demi melampiaskan kemarahannya pada benda, binatang, orang lain, dll di sekitarnya.
Banyak orang bilang kalau menyimpan emosi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat pecah sewaktu-waktu dan bisa melakukan hal-hal yang lebih parah dari orang yang rutin emosian. Oleh sebab itu sebaiknya bila ada rasa marah atau emosi sebaiknya segera dihilangkan atau disalurkan pada hal-hal yang tidak melanggar hukum dan tidak merugikan manusia lain.
Beberapa ciri-ciri orang yang tidak mampu mengandalikan emosinya :
1. Berkata keras dan kasar pada orang lain.
2. Marah dengan merusak atau melempar barang-barang di sekitarnya.
3. Ringan tangan pada orang lain di sekitarnya.
4. Melakukan tindak kriminal / tindak kejahatan.
5. Melarikan diri dengan narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dsb.
6. Menangis dan larut dalam kekesalan yang mendalam.
7. Dendam dan merencanakan rencana jahat pada orang lain. dsb…
Cara lainnya :
1. Rasakan Yang Orang Lain Rasakan
Cobalah bayangkan apabila kita marah kepada orang lain. Nah, sekarang tukar posisi di mana anda menjadi korban yang dimarahi. Bagaimana kira-kira rasanya dimarahi. Kalau kemarahan sifatnya mendidik dan membangun mungkin ada manfaatnya, namun jika marah membabi buta tentu jelas anda akan cengar-cengir sendiri.
2. Tenangkan Hati Di Tempat Yang Nyaman
Jika sedang marah alihkan perhatian anda pada sesuatu yang anda sukai dan lupakan segala yang terjadi. Tempat yang sunyi dan asri seperti taman, pantai, kebun, ruang santai, dan lain sebagainya mungkin tempat yang cocok bagi anda. Jika emosi agak memuncak mingkin rekreasi untuk penyegaran diri sangat dibutuhkan.
3. Mencari Kesibukan Yang Disukai
Untuk melupakan kejadian atau sesuatu yang membuat emosi kemarahan kita memuncak kita butuh sesuatu yang mengalihkan amarah dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan dan dapat membuat kita lupa akan masalah yang dihadapi. Contoh seperti mendengarkan musik, main ps2 winning eleven, bermain gitar atau alat musik lainnya, membaca buku, chating, chayang-chayangan dengan kekasih pujaan hati, menulis artikel, nonton film box office, dan lain sebagainya. Hindari perbuatan bodoh seperti merokok, make narkoba, dan lain sebagainya.
4. Curahan Hati / Curhat Pada Orang Lain Yang Bisa Dipercaya
Menceritakan segala sesuatu yang terjadi pada diri kita mungkin dapat sedikit banyak membantu mengurangi beban yang ada di hati. Jangan curhat pada orang yang tidak kita percayai untuk mencegah curhatan pribadi kita disebar kepada orang lain yang tidak kita inginkan. Bercurhatlah pada sahabat, pacar / kekasih, isteri, orang tua, saudara, kakek nenek, paman bibi, dan lain sebagainya.
5. Mencari Penyebab Dan Mencari Solusi
Ketika pikiran anda mulai tenang, cobalah untuk mencari sumber permasalahan dan bagaimana untuk menyelesaikannya dengan cara terbaik. Untuk memudahkan gunakan secarik kertas kosong dan sebatang pulpen untuk menulis daftar masalah yang anda hadapi dan apa saja kira-kira jalan keluar atau solusi masalah tersebut. Pilih jalan keluar terbaik dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada. Mungkin itu semua akan secara signifikan mengurangi beban pikiran anda.
6. Ingin Menjadi Orang Baik
Orang baik yang sering anda lihat di layar televisi biasanya adalah orang yang kalau marah tetap tenang, langsung ke pokok permsalahan, tidak bermaksud menyakiti orang lain dan selalu mengusahakan jalan terbaik. Pasti anda ingin dipandang orang sebagai orang yang baik. Kalau ingin jadi penjahat, ya terserah anda.
7. Cuek Dan Melupakan Masalah Yang Ada
Ketika rasa marah menyelimuti diri dan kita sadar sedang diliputi amarah maka bersikaplah masa bodoh dengan kemarahan anda. Ubah rasa marah menjadi sesuatu yang tidak penting. Misalnya dalam hati berkata : ya ampun…. sama yang kayak begini aja kok bisa marah, nggak penting banget sich…
8. Berpikir Rasional Sebelum Bertindak
Sebelum marah kepada orang lain cobalah anda memikirkan dulu apakah dengan masalah tersebut anda layak marah pada suatu tingkat kemarahan. Terkadang ada orang yang karena diliatin sama orang lain jadi marah dan langsung menegur dengan kasar mengajak ribut / berantem. Masalah sepele jangan dibesar-besarkan dan masalah yang besar jangan disepelekan.
9. Diversifikasi Tujuan, Cita-Cita Dan Impian Hidup
Semakin banyak cita-cita dan impian hidup anda maka semakin banyak hal yang perlu anda raih dan kejar mulai saat ini. Tetapkan impian dan angan hidup anda setinggi mungkin namun dapat dicapai apabila dilakukan dengan serius dan kerja keras. Hal tersebut akan membuat hal-hal sepele tidak akan menjadi penting karena anda terlalu sibuk dengan rajutan benang masa depan anda. Mengikuti nafsu marah berarti membuang-buang waktu anda yang berharga.
10. Kendalikan Emosi Dan Jangan Mau Diperbudak Amarah
Orang yang mudah marah dan cukup membuat orang di sekitarnya tidak nyaman sudah barang tentu sangat tidak baik. Kehidupan sosial orang tersebut akan buruk. Ikrarkan dalam diri untuk tidak mudah marah. Santai saja dan cuek terhadap sesuatu yang tidak penting. Tujuan hidup anda adalah yang paling penting. Anggap kemarahan yang tidak terkendali adalah musuh besar anda dan jika perlu mintalah bantuan orang lain untuk mengatasinya.
11. Untuk meredam amarah orang lain sebaiknya kita tidak ikut emosi ketika menghadapi orang yang sedang dilanda amarah agar masalah tidak menjadi semakin rumit. Cukup dengarkan apa yang ingin ia sampaikan dan jangan banyak merespon. Tenang dan jangan banyak hiraukan dan dimasukkan dalam hati apa pun yang orang marah katakan. Cukup ambil intinya dan buang sisanya agar kita tidak ikut emosi atau menambah beban pikiran kita.
12. Jika marahnya karena sesuatu yang kita perbuat maka kalau bukan kesalahan kita jelaskanlah dengan baik, tapi kalau karena kesalahan kita minta maaf saja dan selesaikanlah dengan baik penuh ketenangan batin dan kesabaran dalam mengatasi semua kemarahannya. Lawan api dengan air, jangan lawan api dengan api. Semoga berhasil menjinakkan emosi rasa marah anda.
http://artikle.wordpress.com/2008/04/26/cara-mengatasi-emosi/

Jumat, 09 April 2010

Malas Baca Bikin Cepat Lupa


Otak sebagai pusat daya pikir memerlukan perawatan. Secara fisiologis, sel-sel otak bisa rusak dengan sendirinya seiring pertambahan usia. Fungsi otak bisa dipertahankan melalui berbagai cara, salah satunya dengan melatih otak lewat kegiatan membaca.

Menurut penjelasan dr Samino, ahli saraf dari RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, otak manusia sesungguhnya memiliki kapasitas daya ingat yang sangat besar. "Otak kita ibarat sebuah perpustakaan. Jika tidak kita isi dan gunakan, lama-lama akan rusak," katanya.

Kegiatan membaca tidak harus membaca buku yang tebal. Bacaan ringan, seperti majalah atau koran, membaca kitab suci, juga bisa melatih otak. "Kegiatan ini mudah dan bisa dilakukan di mana saja, tetapi punya manfaat besar. Itu sebabnya, orang dengan profesi tertentu, seperti guru atau wartawan, jarang yang menjadi pikun karena mereka rajin membaca," papar Samino.

Aktivitas mental lainnya, seperti mendengarkan musik, menari, menonton film, atau mengisi teka-teki silang juga disarankan untuk melatih ketajaman otak. Kegiatan melatih otak ini disarankan mulai dilakukan sejak usia pertengahan dua puluhan.

Penelitian menunjukkan, kegiatan belajar akan meningkatkan pertumbuhan koneksi tambahan antarneuron (sinaps) serta memperlambat timbulnya demensia. Para peneliti lain berpendapat, melanjutkan kuliah juga akan melatih keterampilan mengingat dan berpikir.

Sumber: Kompas

Hipnotis, bahayakah ?

Jakarta, Hipnotis kian banyak digunakan untuk keperluan sengaja atau untuk keperluan kesehatan misalnya menghipnotis agar bisa meringankan rasa sakit. Tapi banyak kesalahpahaman tentang hipnotis yang perlu diluruskan.

Kesalahpahaman terbesar hipnotis, seperti dilansir dari mind-bodydynamics.com adalah yang menyebutkan bahwa penghipnotis mempunyai kendali penuh atas orang yang dihipnotis, sehingga dapat melakukan apapun perintahnya.

Hal ini tidaklah benar, karena hipnotis tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengannya.

Kesalahpahaman lain hipnosis adalah suatu bentuk ketidaksadaran yang menyerupai tidur. Padahal hipnotis sebenarnya adalah pemusatan perhatian dan dalam keadaan terjaga.

Kesalahpahaman lain adalah bahwa seseorang tidak ingat apapun yang terjadi selama dihipnosis. Hal ini juga tidak benar, karena orang yang dihipnotis menyadari hal-hal yang terjadi di sekitarnya, dan tidak berada dalam keadaan pingsan.

Ada juga yang menyebutkan bahwa hipnotis dapat mengungkapkan rahasia gelap seseorang. Hal ini bisa terjadi jika seseorang memang ingin membuat suatu pangakuan, tetapi tidak akan berlaku jika mereka tak menginginkannya, karena hipnotis tidak bisa memaksakan hal yang bertentangan.

Istilah hipnosis pertama kali digunakan oleh James Braid, ahli bedah dari Skotlandia. Hipnotis umumnya digunakan untuk tujuan kuratif, terutama dalam kasus kecanduan, di mana seseorang tidak dapat berhenti bahkan setelah mencoba berbagai metode.

Selain itu ada juga manfaat lain, seperti hipnotis berat badan, menyembuhkan masalah memori, insomnia, kesedihan, gangguan obsesi kompulsif, gagap, kepercayaan diri, rasa malu, proses persalinan, masalah kulit, berbicara di depan umum, kecemasan, rasa sakit, gangguan kebiasaan, dan lainnya. Hipnotis seperti ini dikenal dengan hipnoterapi.

Seperti dilansir dari Buzzle, Jumat (9/4/2010), tidaklah mudah melakukan hipnoterapi pada seseorang. Cara melakukan hipnoterapi adalah sebagai berikut:

1. Membuat orang merasa nyaman. Posisi duduk, berbaring, atau posisi apa saja yang membuat nyaman. Keadaan nyaman akan membuat orang lebih santai, dan akan mampu berkonsentrasi pada apa yang dikatakan.

2. Berbicaralah dengan suara tenang. Jangan terlalu antusias atau membosankan. Bicara dengan sedikit otoritas, tetapi dengan nada tenang.

3. Mintalah orang yang akan dihipnotis mengambil nafas dalam-dalam dan rileks.
Lebih rileks dan buat orang tersebut menyadari setiap organ tubuhnya. Misalnya, suruh orang tersebut fokus pada tangannya dan katakan "Anda sadar hanya pada tangan Anda, rileks, lemas dan lepaskan, benar-benar rileks." Ulangi untuk semua bagian tubuhnya, dan berikan instruksi yang positif, seperti "Anda melakukan dengan sangat baik."

4. Pandu orang tersebut untuk lebih rileks dan tampak hampir tertidur. Dapat menggunakan ungkapan-ungkapan seperti "Anda merasa sangat damai." Langkah ini adalah dimana penghipnotis bisa menyarankan seseorang pada perubahan. Pastikan hanya berikan saran positif, sesuatu yang membuat orang tersebut menjadi lebih baik dari sebelumnya.

5. Selesaikan proses perlahan-lahan. Katakan pada orang yang dihipnotis bahwa Anda akan menghitung hingga lima, dan dalam hitungan kelima dia akan terjaga dan sangat segar.

Hipnotis harus dilakukan dengan izin. Selain menghormati dan alasan etis, juga untuk jaminan kesuksesan, karena hipnotis tidak bisa dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan.(mer/ir)

Badan Gemuk Bikin Susah Tidur ?

Kehilangan berat badan dapat secara dramatis memperbaiki dan bahkan berpotensi menghapuskan gejala gangguan tidur pada orang yang kegemukan, demikian konfirmasi satu studi.


Menurut beberapa peneliti, orang yang memiliki gangguan tidur parah yang kehilangan jumlah berat yang disarankan, tiga kali lebih mungkin untuk mengalami hilangnya secara total gejala gangguan tidur dibandingkan dengan orang yang tak kehilangan berat badan.

Dalam studi itu, yang disiarkan di dalam Archives of Internal Medicine, para peneliti memilih 264 orang dewasa yang sangat gemuk untuk percobaan. Semua peserta secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menjalani program penurunan berat badan dengan porsi makanan yang dikontrol dan program olahraga 175 menit per pekan.

Kelompok kedua tak menerima saran untuk mengurangi berat badan dan ikut dalam program penanganan diabetes. Satu tahun kemudian, kelompok yang menjalani program penurunan berat badan kehilangan rata-rata 24 pon, sedangkan kelompok kedua hanya kehilangan berat lebih dari 1 pon.

Mereka yang berada di dalam kelompok penurunan berat badan tiga kali lebih mungkin untuk kehilangan gangguan tidur dan mengalami sekitar separuh kondisi gangguan tidur parah dibandingkan dengan kelompok kedua. Selain itu, studi tersebut memperlihatkan bahwa orang yang berada di dalam kelompok kedua mengalami gejala gangguan tidur yang bertambah parah.

"Hasil ini memperlihatkan bahwa para dokter serta pasien dapat mengharapkan perbaikan besar dalam gejala gangguan tidur mereka dengan berkurangnya berat badan," kata peneliti Gary Foster, Direktur di Center for Obesity Research and Education di Temple University, dalam satu siaran pers.

"Dan berkurangnya gejala gangguan tidur memiliki sejumlah keuntungan bagi kesehatan dan kesehatan secara keseluruhan," katanya.

Gejala gangguan tidur paling umum terjadi pada orang yang kelebihan berat badan dan kegemukan. Gangguan tidur mengakibatkan ngorok keras dan gangguan tidur sebagai akibat dari saluran udara menjadi terhalang sementara selama tidur.

Jika tak diobati, gangguan tidur juga dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi, stroke dan serangan jantung. (kpl/bun)


sumber : kapanlagi.com